Neraca Perdagangan Indonesia dengan Wilayah Samudra Hindia Inggris Defisit US$ 2 Ribu

Perdagangan
Penulis
Agus Dwi Darmawan 31/07/2022 10:55 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia ke Wilayah Samudra Hindia Inggris Tahun 2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Neraca perdagangan Indonesia dengan Wilayah Samudra Hindia Inggris mengalami defisit US$ 2 ribu pada 2020. Defisitnya neraca perdagangan ini telah berkurang 95,12% dibandingkan neraca tahun sebelumnya yang tercatat US$ -41 ribu.

Membaiknya neraca perdagangan ini, menurut data Trademap, disokong oleh nilai ekspor Indonesia yang mampu menembus angka US$ 0 ribu. Namun demikian, untuk kegiatan impor Indonesia dari Wilayah Samudra Hindia Inggris pada 2020 tercatat memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan ekspor yakni sebesar US$ dua ribu.

Kegiatan ekspor Indonesia ke

Sedangkan untuk kegiatan Ekspor, menurut statistik data Trademap, Indonesia tidak mencatatkan adanya perdagangan dengan Wilayah Samudra Hindia Inggris dalam dua tahun terakhir.

Adapun untuk impor, menurut data Trademap terjadi penurunan 95,12% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat di angka US$ 41 ribu.

Secara global neraca perdagangan untuk seluruh produk barang, kali ini lebih baik karena terjadi peningkatan pada beberapa produk jenis barang. Nilai total neraca perdagangan Indonesia tercatat US$ 21,68 miliar atau naik 703,56%. Dengan kata lain, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan. Tahun sebelumnya neraca perdagangan Indonesia dengan seluruh negara di dunia tercatat US$ -3,59 miliar.

Editor :
Data Populer
see more
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.