Harga Bitcoin Naik 2,9% Setelah Rapat The Fed

Pasar
Penulis
Viva Budy Kusnandar 17/03/2022 17:10 WIB
Kenaikan Uang Kripto Berkapitalisasi Besar (Kamis, 17 Mar 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya dimanfaatkan investor kripto untuk melakukan akumulasi beli. 

Dari laman Coinbase, secara keseluruhan uang kripto mengeuat 3,57% dalam 24 jam terakhir pada perdagangan Kamis (17/3) hingga pukul 14:58 WIB. Bitcoin (BTC), mata uang kripto yang menjadi acuan investor pada perdagangan hari ini menguat 2,92% menjadi Rp 582,76 juta per koin.

Harga Avalanche (AVAX) naik 10,25% menjadi Rp 1,1 juta per koin, memimpin kenaikan mata uang kripto berkapitalisasi besar hari ini. Diikuti Solana (SOL) menguat 5,13 menjadi Rp 1,25 juta per koin, kemudian Cardano (ADA) naik 4,95% menjadi Rp 12,06 ribu per koin, dan Polkadot (DOT) naik 4,08% menjadi Rp 271,33 juta per koin.

Ada pula Ethereum (ETH), harganya naik 4,04%  menjadi Rp 39,42 juta per koin, Setelahn ya ada XRP (XRP) naik 3,13% menjadi Rp 11,28 ribu per koin, kemudian Binance Coin (BNB) naik 3,08% menjadi Rp 5,5 juta per koin. Kemudian Dogecoin (DOGE) harganya naik 2,95% menjadi Rp 1,67 ribu per koin serta Terra (LUNA) juga naik 0,39% menjadi Rp 1,26 juta per koin.

(Baca: Berinvestasi Uang Kripto Berisiko Tinggi, Ini Buktinya!)

Ke-10 mata uang kripto tersebut memiliki kapitalisasi di atas Rp 200 triliun pada hari ini. Terbesar Bitcoin dengan kapitalisasi Rp 11,09 kuadriliun, sedangkan terkecil adalah Dogecoin hanya Rp 222 triliun.

The Fed menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak 2018. Dalam rapat dewan gubernur the Fed, kenaikan suku bunga ditetapkan sebesar 25 basis points (bps) menjadi 0,5%. 

Kenaikan suku bunga The Fed yang hanya 25 bps, tidak seagresif yang dikhawatirkan sebelumnya. Keputusan ini memberikan stimulus bagi investor untuk kembali masuk ke portofolio uang kirpto berkapitalisasi besar.

Sebelumnya, muncul kekhawatiran The Fed akan menaikkan suku bunganya hingga 50 bps seiring tingginya inflasi di AS yang mencapai 7,9% pada Februari 2022 (Year on year/YoY) karena naiknya harga-harga, terutama komoditas energi.

(Baca: Ini Data Inflasi AS yang Jadi Alasan The Fed Naikkan Suku Bunga)

 

Data Populer
see more
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.