IKLAN

SMRC: Ridwan Kamil dan Anies Baswedan Kandidat Capres Kuat di Jawa Barat

Elektabilitas Tokoh Politik dalam Simulasi Pemilihan Presiden di Jawa Barat (Februari 2022)

Sumber : Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), 15 Februari 2022

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Adi Ahdiat

16/2/2022, 15.30 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan kandidat calon presiden (capres) kuat di Jawa Barat.

Hal ini terlihat dari hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang bertajuk Partai, Gubernur, dan Presiden: Pandangan Publik Jawa Barat.

Ridwan Kamil Unggul di Simulasi Top of Mind

Dalam simulasi top of mind, responden diberi kebebasan untuk menjawab secara spontan siapa kandidat presiden pilihan mereka.

Di tahap ini nama Ridwan Kamil berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 13%, bersaing sengit dengan Anies Baswedan yang memperoleh elektabilitas 12,2%.

Setelah itu muncul nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dengan elektabilitas masing-masing 12% dan 10,7%.

Ada pula nama Sandiaga Uno dengan elektabilitas sebesar 2,3%. Diikuti Presiden Joko Widodo dengan elektabilitas 1,7%, Agus Harimurti Yudhoyono 1,3%, dan Dedi Mulyadi 1%.

Nama-nama tokoh lain yang muncul hanya memperoleh elektabilitas di bawah 1%. Sedangkan ada juga 43,2% warga Jawa Barat yang tidak tahu atau tidak menjawab.

Anies Baswedan Unggul di Simulasi Tertutup

Dalam simulasi semi terbuka responden kemudian diberi daftar 29 nama kandidat, tapi tetap dibolehkan mengajukan nama lain yang tidak ada dalam daftar.

Di tahap ini Anies Baswedan berada di posisi teratas dengan elektabilitas 17%. Diikuti Prabowo 16,8%, Ridwan Kamil 16,5%, dan Ganjar Pranowo 14,9%.

Adapun dalam simulasi tertutup, di mana responden hanya diberi 10 pilihan nama kandidat, Anies Baswedan kembali memperoleh elektabilitas tertinggi, yakni 18,4%. Diiringi oleh Prabowo 18,3%, Ridwan Kamil 17,8%, dan Ganjar Pranowo 15,8%.

Survei ini dilakukan SMRC pada 5-8 Februari 2022 melalui wawancara telepon dengan total sampel 801 responden. Sampel dipilih secara acak dari populasi warga Jawa Barat yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon seluler.

Adapun margin of error diperkirakan sekitar 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan asumsi simple random sampling.

(Baca Juga: Survei Indikator Politik: Publik Lebih Suka Presiden dari Sipil)

IKLAN
TOPIK

Politik