Jawa Timur Alami Inflasi 0,35% pada November 2021

Laju Inflasi Jawa Timur Secara Bulanan/Month to Month (November 2020-2021)

Disalin..

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Annissa Mutia

7/12/2021, 09.30 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,35% secara bulanan (month to month/m-to-m) pada November 2021. Inflasi Jawa Timur pada bulan lalu meningkat 0,18 poin dari Oktober 2021 yang sebesar 0,18%.

Inflasi Jawa Timur (m-to-m) pada November 2021 merupakan yang tertinggi sepanjang tahun ini. Itu terjadi karena adanya kenaikan harga yang cukup tinggi, yang ditunjukkan oleh kenaikan harga hampir seluruh kelompok pengeluaran.

Advertisement

Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,76%. Kemudian diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,67%, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi 0,58%, dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,35%.

Lalu, kelompok transportasi tercatat mengalami inflasi sebesar 0,31%. Kemudian, inflasi pada kelompok kesehatan sebesar 0,22%, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya menglami inflasi 0,21%, kelompok pakaian dan alas kaki 0,10%, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09%.

Sementara, kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01%. Adapun, kelompok yang tidak mengalami perubahan harga adalah kelompok pendidikan.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada November 2021, yaitu telur ayam ras, minyak goreng, pepaya, angkutan udara, nasi dengan lauk. Komoditas lainnya yang mengalami inflasi, yaitu emas perhiasan, cabai merah, capcai, pasta gigi dan minuman ringan.

Adapun kota yang mengalami inflasi tertinggi di Jawa Timur pada November 2021, yaitu Sumenep sebesar 0,65%. Kemudian diikuti Surabaya sebesar 0,39%, Jember 0,31%, Banyuwangi 0,28%, Malang 0,26%, Kediri 0,25%, Probolinggo 0,24% dan Madiun sebesar 0,22%.

(Baca: Daftar Tingkat Inflasi Tahunan Negara G20 pada Oktober 2021, Argentina Tertinggi)

 

data terkait