Meski Turun, Pengangguran Banten Masih Tinggi

Tingkat Pengangguran Terbuka Banten (2010-2021)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Viva Budy Kusnandar

Editor: Annissa Mutia

25/11/2021, 10.05 WIB

Banten merupakan salah satu kantong pengangguran di wilayah Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi ini sebesar 8,98% pada Agustus 2021, turun 3 basis points (bps) dibanding Februari 2021 dan juga menyusut 166 bps dari Agustus 2020.

Meskipun TPT Banten menurun dibandingkan dengan periode sebelumnya, tetapi angka pengangguran di provinsi hasil pemekaran dari Jawa Barat itu masih tetap tinggi. Pengangguran di Banten berada di urutan ketiga tertinggi nasional di bawah Kepulauan Riau dengan TPT sebesar 9,91% dan Jawa Barat 9,82%.

Pengangguran Banten melandai seiring turunnya jumlah penduduk yang terdampak Covid-19. Jumlahnya sebanyak 626 ribu jiwa menjadi 1,22 juta jiwa pada Agustus 2021 dibanding pada Agustus 2020 yang mencapai 1,85 juta jiwa.

Penduduk usia kerja Provinsi Banten berjumlah 9,81 juta jiwa pada Agustus 2021. Dengan rincian, yang merupakan angkatan kerja ada 6,26 juta jiwa dan yang bukan angkatan kerja 3,55 juta jiwa. Terdapat 5,69 juta jiwa angkatan kerja yang bekerja, sementara yang menganggur ada 562,31 ribu jiwa (8,98%).

Menurut jumlah jam kerja, sebanyak 72,23 pekerja di Banten merupakan pekerja penuh. Ada 7,84% pekerja paruh waktu dan ada pula 19,85% yang merupakan pekerja setengah penganggur.

(Baca: Pengangguran di Indonesia Paling Banyak Lulusan SMK)

data terkait