Ini Daftar Tindak Kejahatan Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, Mana yang Tertinggi?

Jumlah Kejahatan/Tindak Pidana (Crime Total) Menurut Kepolisian Resort di Provinsi Kalimantan Barat (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Annissa Mutia

15/11/2021, 12.40 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah kejadian kejahatan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sebanyak 3.470 kasus pada 2020. Angka tersebut turun 29,7% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 4.941 kasus.

Dilihat dari kabupaten/kota, Polres Kota Pontianak paling banyak mencatat jumlah kejahatan yakni 1.149 kasus. Disusul Polres Ketapang, Polres Mempawah, dan Sambas yang masing-masing sebanyak 424 kasus, 326 kasus, dan 291 kasus. Sementara, Polres Sekadau mencatat jumlah kejahatan paling sedikit, yakni 44 kasus kejahatan.

Advertisement

Sementara, tingkat risiko terkena tindak kejahatan pada penduduk Kalbar sebesar 82 orang per 100.000 penduduk pada 2020. Tingkat risiko tertinggi berada di Kota Pontianak, yakni 17 orang per 100.000 penduduk. Risiko terendah ada di Kabupaten Sekadau, yakni 2 orang per 100.000 penduduk.

Kejahatan konvensional yang sering terjadi dan dilaporkan di Kalbar selama 2020, antara lain pencurian sebanyak 982 kasus (23,72%), pencurian sepeda motor sebanyak 324 kasus (7,83%), dan penganiayaan sebanyak 316 kasus (7,63%).

Kemudian, kasus penggelapan sebanyak 251 kasus (6,06%), perjudian sebanyak 154 kasus (3,72%), serta kasus penipuan sebanyak 149 kasus (3,6%). Jenis kejahatan penganiayaan, penggelapan, dan pembunuhan adalah jenis kejahatan yang tidak terlalu banyak, tetapi perlu mendapat perhatian serius dalam penanganannya.

(Baca Selengkapnya: Sebanyak 8.551 Kasus Kejahatan Terjadi di Yogyakarta pada 2020)

data terkait