Capaian Vaksinasi di Bengkulu Hingga Kamis, 14 Oktober 2021 Sudah 29,97 Persen dari Target

Capaian Vaksinasi Dosis 1 di Bengkulu , Update 14 Oktober 21

Sumber : Kementerian Kesehatan (Kemenkes), 14 Oktober 2021

Disalin..

Penulis: Agus Dwi Darmawan

14/10/2021, 14.00 WIB

Cakupan vaksinasi dosis 1 di provinsi Bengkulu, hari ini Kamis, 14 Oktober 2021, telah mencapai 29,97 persen. Angka ini setara dengan 465,63 ribu peserta vaksin dari target yang ditetapkan sebanyak 1,55 juta orang. Sementara untuk vaksinasi dosis 2 hingga kemarin telah tercapai 17,47 persen dari target.

Berdasarkan kelompok sasaran, rincian vaksinasi untuk menangkal virus Covid-19 di provinsi ini yakni kelompok SDM kesehatan dengan target 15,47 ribu peserta. Pada dosis 1, berhasil dilakukan vaksinasi sebanyak 15,47 ribu jiwa (113,35 persen target) dan untuk vaksinasi dosis 2 telah tercapai 104,84 persen atau 16,22 ribu jiwa.

Vaksinasi ke petugas publik dengan target 164,19 ribu jiwa. Vaksinasi dosis 1 dilaporkan telah mencapai 157,42 ribu jiwa (95,88 persen target) dan dosis 2 dengan capaian 72,45 persen atau berhasil tersalurkan sebanyak 118,96 ribu jiwa.

Kemudian vaksinasi ke lansia menarget sebanyak 133,45 ribu jiwa. Untuk dosis 1, telah diberikan kepada 29,5 ribu jiwa (22,1 persen target). Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 baru tercapai 14,84 persen atau 19,81 ribu jiwa.

Vaksinasi ke masyarakat umum yang rentan ditargetkan sebanyak 1,03 juta jiwa. Pada dosis 1, vaksinasi dilaporkan telah diberikan sebanyak 253,5 ribu jiwa (24,56 persen target). Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 baru tercapai 10,74 persen atau 111,07 ribu jiwa.

Sasaran lainnya, untuk kelompok remaja mulai dari usia 12-17 tahun. Di wilayah ini target yang ditetapkan sebanyak 206,64 ribu jiwa. Untuk vaksinasi dosis 1 telah diberikan kepada 7190 jiwa (3,48 persen target). Adapun dosis 2 baru tercapai 2,6 persen atau tersalurkan kepada 5372 jiwa

Konten cek fakta ini kerja sama Katadata dengan Google News Initiative untuk memerangi hoaks dan misinformasi vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia.

google news initiative x katadata

data terkait