Indeks Obligasi Komposit Ditutup Turun 0,11% ke Level 327,2231 (Jumat, 8 Oktober 2021)

Pergerakan Indeks Obligasi Komposit

Sumber : Penilai Harga Efek Indonesia, PT (PHEI), 08 Oktober 2021

Disalin..

Penulis: Viva Budy Kusnandar

Editor: Dimas Jarot Bayu

8/10/2021, 17.00 WIB

Tren kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) membuat para investor menarik portofolionya di pasar domestik. Hal itu pun membuat nilai surat utang di dalam negeri mengalami penurunan pada Jumat, 8 Oktober 2021, sementara imbal hasilnya meningkat.

Berdasarkan laman Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), Indeks Obligasi Komposit (Indonesia Composite Bond Index/ICBI) ditutup di level 327,2231 pada perdagangan hari ini. Angka tersebut turun 0,3766 poin (0,11%) dari penutupan sehari sebelumnya yang berada di level 327,5997.

Rinciannya, Indeks Obligasi Komposit Harga Bersih (INDOBeX Composite Clean Price) ditutup turun 0,1643 poin (0,1366%) ke level 120,15 pada hari ini. Sementara, Indeks Komposit Yield Efektif (INDOBeX Effective Yield) naik 0,0191 poin (0,32%) menjadi 5,9384.

Pada transaksi hari ini, para pelaku pasar obligasi di dalam negeri mengalihkan portofolio mereka ke surat utang korporasi. Kondisi tersebut membuat harga obligasi pemerintah terkoreksi, sementara korporasi meningkat.

Tercatat Indeks Obligasi Pemerintah Total Keuntungan (INDOBeX Government Total Return) ditutup turun 0,3987 poin (0,12%) ke posisi 320,78. Sementara Indeks Obligasi Korporasi Total Keuntungan (INDOBeX Corporate Total Return) naik 0,0433 poin (0,01%) ke posisi 359,63.

Adapun, transaksi nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini ditutup menguat Rp 27,5/US$ (0,19%) ke level Rp 14.222,5/US$. Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 70 poin (1,09%) ke level 6.481,77.

TOPIK

Pasar

data terkait