Sebanyak 23,55% Lansia di Indonesia Masih Merokok

Kebiasaan Merokok Penduduk Lanjut Usia (Lansia) di Indonesia Menurut Jenis Kelamin (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 2020

Disalin..

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Dimas Jarot Bayu

24/9/2021, 10.30 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sekitar separuh penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir pada 2020. Sayangnya, 23,55% lansia masih memiliki kebiasaan merokok pada tahun lalu.

Secara rinci, ada 21,49% lansia yang merokok setiap hari. Sementara, 2,06% lansia merokok tidak setiap hari.

Berdasarkan jenis kelaminnya, lansia laki-laki yang merokok tercatat sebesar 47,28%. Persentasenya hanya sebesar 1,9% bagi lansia perempuan.

Sementara berdasarkan kelompok umur, ada 26,49% lansia muda (60-69 tahun) yang merokok. Persentase itu menjadi yang paling tinggi dibandingkan kelompok umur lansia lainnya.

Lansia madya (70-79 tahun) yang merokok tercatat sebesar 19,43%. Sementara, lansia tua (80+ tahun) yang merokok sebesar 14,52%.

Menurut kelompok pengeluaran, lansia dengan pengeluaran 40% terbawah yang merokok sebesar 23,85%. Lansia di kelompok pengeluaran 40% menengah yang merokok sebesar 25,24%. Sementara, lansia di kelompok pengeluaran 20% teratas yang merokok mencapai 19,64%.

(Baca: Pengeluaran Masyarakat untuk Rokok Semakin Meningkat Sejak 2017)

data terkait