Sulawesi Utara Paling Rawan Tindak Kejahatan

5 Provinsi dengan Risiko Tindak Kejahatan Tertinggi 2018 (Per 100.000 Penduduk)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

16/2/2021, 11.30 WIB

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018, Sulawesi Utara tercatat sebagai provinsi dengan risiko tindak kejahatan (crime rate) tertinggi nasional, yakni 416. Artinya setiap 100.000 penduduk di Sulawesi Utara diperkirakan sebanyak 416 orang berisiko terkena tindak kejahatan.

Urutan selanjutnya adalah oleh Papua Barat (380), Sulawesi Tengah (316), Sulawesi Selatan (255), dan Gorontalo (243). Kelima provinsi ini telah melebihi rata-rata risiko tindak kejahatan nasional yang sebesar 158.

Data Polda Sulawesi Utara menunjukkan, pada 2018 jumlah peristiwa kriminal di provinsi Sulawesi Utara sebanyak 9.794 kejadian. Sebanyak 96,71% peristiwa kriminalitas di Sulawesi Utara merupakan kejahatan konvensional (kejahatan dengan isu paling mendasar dan sering terjadi di tengah masyarakat, memiliki lingkup lokal dan meresahkan masyarakat) seperti pemerasan, kejahatan terhadap ketertiban umum, penghinaan, penganiayaan, dan lain-lain. Sedangkan 3,29% lainnya meliputi kejahatan cybercrime, korupsi, perompakan laut, dan lain-lain. 

(Baca Selengkapnya: Data Polri: Ada 2.303 Kasus Penculikan dan Pekerja Anak pada 2019)

Tingkat risiko terkena tindak kejahatan (crime rate) merupakan angka yang dapat menunjukkan tingkat kerawanan suatu kejahatan pada suatu kota tertentu dalam waktu tertentu. Semakin tinggi angka crime rate maka tingkat kerawanan akan kejahatan suatu daerah semakin tinggi pula, dan sebaliknya. Tingginya angka crime rate juga mengindikasikan bahwa masyarakat merasa semakin tidak aman.

Untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan penanggulangan kriminalitas di seluruh daerah, pemerintah melakukan beberapa langkah seperti meningkatkan penjagaan, pengawalan dan patroli rutin di ruang publik dan modernisasi sistem pelaporan kejahatan termasuk sistem emergensi nasional serta penanganan kejahatan secara cepat.

 

Untuk mendapatkan data selengkapnya silahkan klik link ini

data terkait