Tensi di Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Menguat

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Hari Widowati

10/7/2019, 13.00 WIB

Harga kontrak minyak mentah berjangka ini menguat seiring dengan memanasnya tensi di Timur Tengah, pemangkasan produksi minyak OPEC, dan perang dagang AS-Tiongkok.

Harga minyak mentah berjangka jenis Brent dibuka menguat US$ 0,24 ke level US$ 64,77 per barel pada perdagangan Rabu (10/7). Penguatan ini melanjutkan kenaikan yang terjadi pada Selasa (9/7) sebesar 0,66% ke level US$ 64,53 per barel dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Baca selengkapnya

Sementara itu, harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat (AS) jenis West Texas Intermediate (WTI) dibuka melemah ke level US$ 58,66 per barel setelah menguat selama tiga hari berturut-turut. Penguatan harga minyak mentah dunia terjadi seiring dengan memanasnya tensi di Timur Tengah yang dipicu konflik Iran dan AS. 

Kebijakan pemangkasan produksi oleh OPEC dan sekutunya juga memengaruhi pergerakan harga minyak mentah berjangka. Selain itu, perang dagang AS-Tiongkok yang menyeret pertumbuhan ekonomi global juga berimbas pada permintaan minyak.

(Baca Databoks: Terimbas Regional, Harga Minyak Indonesia (ICP) Juni 2019 Turun 10%)

Tampilkan minimal

Laju Harga Minyak Mentah Berjangka

 
  • Sumber

    Bloomberg L.P.

  • Rilis

    Bloomberg L.P. 10 Juli 2019

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya