Volume Ekspor 2014 Turun Akibat Pengetatan Ekspor Hasil Tambang

Volume Ekspor dan Impor Indonesia (1990-2018)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 15 Jan 2019

Disalin..

Penulis: Viva Budy Kusnandar

Editor: Hari Widowati

17/6/2019, 10.00 WIB

Volume ekspor Indonesia sempat mencapai puncak tertingginya pada 2013, yakni sebesar 700 juta ton. Namun, setelah itu mengalami penurunan sebesar 21% menjadi hanya 549,5 juta ton pada tahun berikutnya akibat adanya pelarangan ekspor hasil tambang dalam bentuk mentah.

Penurunan volume ekspor berlanjut hingga 2016 yang berimbas terhadap turunnya nilai ekspor nasional. Jatuhnya harga komoditas andalan Indonesia seperti karet, batu bara hingga biji tembaga semakin menambah tekanan terhadap neraca perdagangan Indonesia.

Sementara itu, volume impor menunjukkan tren kenaikan seperti terlihat pada grafik di bawah ini seiring meningkatnya permintaan masyarakat, baik impor barang modal, bahan baku, maupun barang konsumsi.

(Baca Databoks: Nilai Impor Nasional Sudah 5 Kali Melampaui Nilai Ekspor Sejak 1975)

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.