Kanker Darah Merenggut Nyawa 11.314 Orang pada 2018

Penulis: Hari Widowati

Editor: Hari Widowati

3/6/2019, 11.24 WIB

Angka kematian akibat kanker darah ini merupakan nomor lima terbanyak setelah kanker paru-paru, kanker payudara, kanker serviks (leher rahim), dan kanker hati.

Kanker darah (leukemia) yang diderita Ibu Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono merupakan salah satu jenis kanker yang merenggut banyak korban. Berdasarkan data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO), tahun lalu kematian akibat leukemia di Indonesia merenggut 11.314 jiwa.

Baca selengkapnya

Angka kematian akibat kanker darah ini merupakan nomor lima terbanyak setelah kanker paru-paru, kanker payudara, kanker serviks (leher rahim), dan kanker hati. Jika dilihat berdasarkan jumlah kasus, ada 13.498 kasus kanker darah pada tahun lalu. Jumlah kasus kanker darah merupakan kasus terbanyak kesembilan di Indonesia setelah kanker payudara, serviks, paru-paru, kanker hati, kanker nasofaring, usus besar, limfoma non-Hodgkin, dan kanker rektum (anus).

WHO menyebutkan prevalensi kanker darah di Indonesia dalam lima tahun terakhir mencapai 35.870 kasus. Prevalensi ini mencakup semua usia, baik laki-laki maupun perempuan.

(Baca Databoks: Kasus Kanker Payudara Paling Banyak Terjadi di Indonesia)

Tampilkan minimal

Kasus Kematian Akibat Kanker di Indonesia (2018)

 
  • Sumber

    World Health Organization (WHO)

  • Rilis

    World Health Organization (WHO) Februari 2019

  • Informasi lain

    World Health Organization (WHO)

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya