Benarkah Yield Global Bond Indonesia Sampai 11 Persen?

29/1/2019, 15.23 WIB

Obligasi global Indonesia yang jatuh tempo 10 tahun memiliki yield 4,78%.

Pemerintah pada akhir tahun lalu telah menerbitkan Global Bond (obligasi global) dalam mata uang dolar Amerika Serikat senilai US$ 3 miliar atau setara Rp 42 triliun pada akhir tahun lalu. Obligasi pemerintah ini digunakan untuk pembiayaan APBN 2019 dicatatkan di Singapura dan Frankfurt.

Baca selengkapnya

Untuk obligasi global Indonesia yang jatuh tempo 5 tahun memiliki yield (imbal hasil) 4,48%. Kemudian untuk yang jatuh tempo 10 tahun dengan yield 4,78% dan untuk jatuh tempo 30 tahun dengan imbal hasil 5,38%. Yield obligasi global pemerintah dengan tenor 5 tahun dibanding US$ treasury dengan tenor yang sama (benchmark) memiliki selisih 161 bps dengan. Sementara untuk tenor 10 tahun selisihnya 181 bps dan untuk jatuh tempo 30 tahun memiliki selisih 212 bps.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa pemerintah Indonesia akan menerbitkan kembali obligasi global senilai US$ 2 miliar dengan yield 11,625%, padahal yield obligasi Vietnam hanya 5%. Seperti pada grafik di bawah ini imbal hasil obligasi global Indonesia dengan tenor 10 tahun hanya sekitar 5%. Sementara dalam mata uang lokal (rupiah) sebesar 8,12%.

Tampilkan minimal

Yield Global Bond Indonesia dibanding Benchmark (US$ Treasury) Des 2018

 
  • Sumber

    Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara

  • Rilis

    Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Des 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya