Suku Bunga Naik, Kredit Bank Syariah Melambat

13 September 2018

Kinerja bank umum syariah pada Juli 2018 mengalami perlambatan dampak dari meningkatnya ketidakpastian global yang memicu kenaikan suku bunga serta ketatnya likuiditas.

Otoritas Jasa Keuangan mencatat (OJK) menilai bahwa kinerja intermediasi sektor jasa keuangan secara umum masih bergerak positif. Ini ditunjukkan dengan kredit perbankan pada Juli 2018 yang tumbuh 11,34% dibanding Juli tahun sebelumnya (YoY). Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Juli 2018 tumbuh 6,89% (YoY), dari bulan sebelumnya 6,9% (YoY).

Baca selengkapnya

Sementara kinerja bank umum syariah pada Juli tahun ini mengalami perlambatan dampak dari meningkatnya ketidakpastian global yang memicu kenaikan suku bunga sebesar 100 bps serta ketatnya likuiditas. Bank umum syariah Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) I yang paling parah terkena imbasnya seperti terlihat pada grafik di bawah ini. Kredit bank syariah BUKU I pada Juli 2018 turun sebesar 10,54% (YoY) dibanding Juli 2017 yang masih mencatat pertumbuhan 6,33% (YoY). Demikian pula Dana Pihak Ketiga (DPK) turun 11,86% dari sebelumnya tumbuh 10,69%.

Secara umum, rasio kecukupan modal (CAR) perbankan pada Juli tahun ini turun menjadi 22,49% dibanding Juli tahun sebelumnya sebesar 23,15%. Demikian pula rasio bunga bersih (NIM) juga menyusut menjadi 4,99% dari sebelumnya 5,2%. Sedangkan rasio kredit bermasalah (NPL) gross justru mengalami penurunan menjadi 2,73% dari sebelumnya sebesar 3%.

Tampilkan minimal

Pertumbuhan kredit Bank Syariah (Jul 2017 dan Jul 2018)

 
  • Sumber

    Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

  • Rilis

    Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) 12 Sep 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya