Neraca Perdagangan Indonesia Juni 2018 Surplus US$ 1,7 Miliar

Neraca Perdagangan Indonesia (Jan 2017-Jun 2018)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 16 Jul 2018

Disalin..

16/7/2018, 16.36 WIB

Impor yang turun lebih tajam dari ekspor membuat neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2018 mencatat surplus untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir. Badan Pusat Statistik merilis nilai impor nasional sepanjang Juni 2018 merosot 36,27% menjadi US$ 11,26 miliar sementara nilai ekspor hanya turun 19,8 % menjadi US$ 13 miliar. Alhasil, neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 1,74 miliar atau sekitar Rp 2,49 triliun. Untuk neraca perdagangan nonmigas surplus US$ 2,1 miliar sedangkan migas terjadi defisit US$ 393 juta.

Secara akumulasi, nilai ekspor dalam enam bulan pertama tahun ini tumbuh 10,03% menjadi US$ 88,02 miliar dibanding enam bulan pertama tahun sebelumnya, sementara nilai impor tumbuh 23,1% menjadi US$ 89,04 miliar. Sehingga dalam semester pertama tahun ini neraca perdagangan Indonesia masih mengalami defisit US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 24,3 triliun.

Turunnya impor barang seperti seperti mesin dan pesawat mekanik, mesin dan peralatan listrik, besi dan baja yang turun lebih dari 50% membuat kinerja impor Juni menyusut cukup dalam. Surplus neraca perdagangan kali ini merupakan yang terbesar dalam sembilan tahun terahir atau sejak Oktober 2017.

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.