Juli 2016, Ekspor Barang Modal dan Perhiasan Turun

Nilai ekspor non migas Indonesia turun selama Juli 2016. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut faktor utama penurunan adalah turunnya ekspor perhiasan dan permata hingga -45 persen sedang mesin/peralatan listrik mencapai -29 persen.

Baca selengkapnya

Selain komoditas tersebut, beberapa komoditi lain yang menyumbang penurunan adalah ekspor mesin dan pesawat mekanik, pakaian jadi bukan rajutan, serta ekspor kelompok bijih, kerak dan abu logam. Benda-benda dari besi dan baja adalah satu-satunya golongan yang mencatat nilai ekspor dengan peningkatan tertinggi mencapai 130 persen. Lainnya untuk komoditas ekspor berupa bubur kayu dan kertas, ampas sisa industri, binatang hidup, kapal terbang dan bagiannya naik kurang dari 20 persen.

BPS mencatat, selama Januari-Juli 2016, ekspor 10 golongan barang ini memberikan kontribusi 25,5 persen terhadap total ekspor non migas. Dari sisi pertumbuhan, ekspor golongan tersebut turun 1,02 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Tampilkan minimal

Ekspor Non Migas Periode Juni-Juli 2016

 
  • Sumber

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Rilis

    Badan Pusat Statistik (BPS) 15 Agustus 2016

  • Informasi lain

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya