19 April 2017 | 07:57
Ramda Yanurzha
Urban Data Scientist
Peta Perubahan Jumlah Pemilih di Pilkada Jakarta
Peta perubahan jumlah DPT sebagian besar terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Bahkan, jumlah penambahan DPT di kedua wilayah ini mencapai tiga kali lipat dibandingkan dengan penambahan jumlah pemilih di wilayah Jakarta Timur.

Peta Perubahan Jumlah Pemilih di Pilkada Jakarta

 

 

Hari ini, Rabu, 19 April 2017, pemilihan umum kepala daerah Daerah Khusus Ibukota Jakarta kembali digelar untuk putaran kedua. Pada awal April lalu, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) bertambah sebanyak 109 ribu pemilih menjadi total berjumlah 7.218.280 pemilih yang tersebar di 13.034 tempat pemungutan suara.

Pemilih tambahan tersebut berasal dari pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT putaran pertama, pemilih yang baru mendaftar diri ke posko yang dibuat KPU DKI, serta pemilih pemula yang berusia 17 tahun pada putaran kedua ini.

Dengan adanya penambahan jumlah pemilih tersebut, bagaimana peta sebaran perubahan daftar pemilih Pilkada Jakarta? 

Peta prubahan jumlah DPT dapat dilihat dari visualisasi atas data perubahan jumlah suara tersebut di setiap kelurahan yang diperoleh dari KPU DKI. Visualisasi tersebut menunjukkan bahwa semakin hijau warna peta kelurahan berarti semakin banyak tambahan jumlah DPT. Sebaliknya, semakin merah warna peta kelurahan berarti semakin berkurang jumlah DPT-nya.  Data yang kami peroleh menyebutkan jumlah DPT di setiap kelurahan bisa berkurang hingga 800 pemilih dan sebaliknya bisa bertambah hingga 3000 pemilih.

Berdasarkan data tersebut, peta perubahan jumlah DPT sebagian besar terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Bahkan, jumlah penambahan DPT di kedua wilayah ini mencapai tiga kali lipat dibandingkan dengan penambahan jumlah penambahan pemilih di wilayah Jakarta Timur.

Terlihat dalam gambar bahwa perubahan jumlah DPT hingga bertambah lebih dari seribu di wilayah Jakarta Barat banyak terjadi di sejumlah kelurahan seperti di Kalideres, Rawa Buaya, Pegadungan, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kapuk, Kapuk Muara, Penjaringan dan beberapa kelurahan lainnya.

Sedangkan, di Jakarta Utara, penambahan jumlah DPT hingga lebih dari seribu terdapat di sejumlah kelurahan, seperti di Warakas, Kayu Putih, Lagoa,  Marunda, Sunter Agung, Sunter Jaya, Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading Barat, Semper Timur, Semper Barat dan beberapa kelurahan lainnya.

Akan halnya jumlah DPT yang berkurang hingga hampir seribu pemilih terdapat di kelurahan Grogol Selatan di Jakarta Selatan dan Cakung Barat di Jakarta Timur.

Untuk mengetahui lebih jelas perubahan jumlah DPT, bisa dilihat di link peta interaktif berikut ini.

***

Ramda Yanurzha adalah Urban Data Scientist.  Alumni Center of Urban Science & Progress New York University.